Masyarakat
Dayak Kalimantan Barat, Khususnya Suku Dayak Iban dan Embaloh di Kabupaten
kapuas Hulu, mempunyai kebiasaan menghias tubuhnya dengan tato. Tato mempunyai
nilai religi, simbol status sosial, dan nilai seni:
1. Nilai Religi antara lain sebagai suluh
(Penerangan) dalam perjalanan seseorang menuju ke alam baka (Dunia arwah) dan
sebagai pemberian kesaktian bagi dukun (Balian)
2. Sebagai Pemberi kekuatan dan
penangkal roh halus jahat
3. Sebagai status sosial antara lain
sebagai tanda bahwa seseorang telah berjasa terhadap orang lain, tanda
seseorang memiliki keterampilan tertentu, dan tanda kekuasaan (seperti ketua
adat atau kepala suku)
Motif
tato mempunyai fungsi sebagai penghias tubuh agar si pemakai tato tampak lebih
gagah atau cantik (Anggun), karena tradisi tato dianggap bernilai magis, maka
pembuatan tato (menato) hanya boleh dilakukan oleh orang tertentu saja,
pembutan tato hanya boleh dilakukan oleh orang yang dituakan yang menguasai
makna dan motif tato, serta dianggap mempunyai kekuatan batin dan pengetahuan
yang luas dalam pengalaman hidupnya
budaya yg unik ya,,,
BalasHapusbiasa tato cuma buat seni di badan, tapi yg ini ada maknanya ya?
pingin tau nich gambar tatonya gimana aja...
ntar aku masukkan gambarnya
BalasHapus