Jumat, 27 April 2012


Masyarakat Dayak Kalimantan Barat, Khususnya Suku Dayak Iban dan Embaloh di Kabupaten kapuas Hulu, mempunyai kebiasaan menghias tubuhnya dengan tato. Tato mempunyai nilai religi, simbol status sosial, dan nilai seni:
1.      Nilai Religi antara lain sebagai suluh (Penerangan) dalam perjalanan seseorang menuju ke alam baka (Dunia arwah) dan sebagai pemberian kesaktian bagi dukun (Balian)
2.      Sebagai Pemberi kekuatan dan penangkal roh halus jahat
3.      Sebagai status sosial antara lain sebagai tanda bahwa seseorang telah berjasa terhadap orang lain, tanda seseorang memiliki keterampilan tertentu, dan tanda kekuasaan (seperti ketua adat atau kepala suku)
Motif tato mempunyai fungsi sebagai penghias tubuh agar si pemakai tato tampak lebih gagah atau cantik (Anggun), karena tradisi tato dianggap bernilai magis, maka pembuatan tato (menato) hanya boleh dilakukan oleh orang tertentu saja, pembutan tato hanya boleh dilakukan oleh orang yang dituakan yang menguasai makna dan motif tato, serta dianggap mempunyai kekuatan batin dan pengetahuan yang luas dalam pengalaman hidupnya

2 komentar:

  1. budaya yg unik ya,,,
    biasa tato cuma buat seni di badan, tapi yg ini ada maknanya ya?
    pingin tau nich gambar tatonya gimana aja...

    BalasHapus